Judi Sabung Ayam Online
Tampilkan postingan dengan label Konflik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konflik. Tampilkan semua postingan

Demo BBM, Penembakan 8 Mahasiswa di Gambir, Jakarta (27 Maret 2012 )

Demo BBM, Penembakan 8 Mahasiswa di Gambir, Jakarta (27 Maret 2012 ) oleh polisi dengan peluru karet menyebabkan mereka kini terluka dan harus mengalami perawatan. Sekitar 8 mahasiswa yang tergabung dalam Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) terkena peluru karet saat bentrok dengan aparat kepolisian di wilayah Gambir, Jakarta Pusat. Selasa

Salah satu mahasiswa Konami, Purba mengatakan 8 mahasiswa itu kini dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. "Ada 8 orang yang kena tembak salah satunya kena di bagian kepala," kata Purba, Selasa (27/3/2012).

Selain terkena peluru karet, 12 mahasiswa dari Palu juga mengalami luka-luka. "Kemungkinan korban akan terus berjatuhan," ujarnya.

Seperti diketahui, aksi mahasiswa yang tergabung dalam Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di sekitar Stasiun Gambir yang mengarah ke Istana Negara.

Bentrokan di Bekasi (20 Maret 2012), Kronologi dan Penyebab

Bentrokan di Bekasi (20 Maret 2012), Kronologi dan Penyebab - Dua orang dilaporkan tewas dalam bentrokan antar sekelompok pemuda dengan warga Jalan Kalibaru, Kranji, Medan Satria, Kota Bekasi. Peristiwa terjadi sekira pukul 09.30 pagi tadi. Kedua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam dan bambu runcing.

Salah satu korban yang belum diketahui identitasnya tewas di lokasi setelah dikepung warga hingga terperosok ke dalam selokan, sementara satu korban lainnya yang juga belum diketahui identitasnya tewas di Rumah Sakit Ananda.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini ribuan warga masih menumpuk di Kalibaru sambil menenteng senjata tajam untuk mengantisipasi bentrok susulan. Ratusan aparat Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi juga berjaga di lokasi. Selain itu, warga juga memasang portal di tengah jalan sehingga tak bisa dilewati kendaran roda empat.

Abeng, salah seorang saksi mata yang juga warga setempat menuturkan, kejadian bermula pada Senin malam. Kata Abeng, ketika itu, salah satu kelompok pemuda ditegur warga karena mabuk di Kalibaru. “Tapi malah dipukulin,” katanya kepada wartawan, Selasa (20/3/2012).

Namun, cerita Abeng belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Sementara aparat Kepolisian setempat sampai kini belum menyampaikan keterangan resmi.

Foto dan Profil Joseph Kony

Siapa itu Joseph Kony? Inilah Foto dan Profil Joseph Kony Sosok komandan milisi di Afrika, Joseph Kony, masuk 10 besar trending topik di jejaring sosial Twitter.

Pada pertengahan pekan ini, peringkatnya bahkan lebih tinggi dari New iPad, padahal top tren di Twitter biasanya didominasi seleb.

Kony telah merekrut hingga 66.000 tentara anak-anak dalam dua dekade terakhir.

Media, seperti dilaporkan Mailonline,  menggambarkan pasukan Kony sering datang ke desa-desa dan membunuh orang dewasa kemudian memperkosa anak perempuan dan memaksa anak laki-laki untuk jadi anggota pasukannya.

"Kony monster. Dia layak untuk dituntut dan digantung," kata Kolonel Felix Kulayigye, juru bicara militer Uganda.

Pasukan Kony punya nama Tentara Perlawanan Tuhan dan biasa dipanggil Kony 2012.

Dia adalah salah satu orang pertama yang didakwa oleh Pengadilan Kriminal Internasional. Kony buron sejak tahun 2005.


Kony mendadak terkenal ke semua penjuru dunia menyusul kampanye video dari LSM Invisible Children.

Pasukannya konon tinggal 250 orang - dahulu pernah sampai 1.000 orang anggota. Mereka berkeliaran di Kongo, Republik Afrika Tengah dan Sudan Selatan.

Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional Luis Moreno-Ocampo mengatakan sulit untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Kony karena surat perintah penangkapannya diterbitkan tahun pada tahun 2005.

"Kony sulit, dia bukan membunuh orang di Paris atau di New York. Kony  membunuh orang di Republik Afrika Tengah, jadi tidak ada yang peduli tentang dia, "katanya.

Ben Keesey, 28, ketua Invinsible Children, mengemukakan kesuksesan mereka menyebarkan pesan adalah karena orang yang menonton tergerak untuk melakukan perubahan. Video tersebut awalnya dirilis di www.kony2012.com.

Kelompok Kony dituding bertanggung jawab atas  puluhan ribu mutilasi dan pembunuhan selama 26 tahun terakhir.

Perundingan pemerintah Uganda dengan Kony yang yang dimediasi oleh Sudan Selatan, berakhir pada 2008 setelah pemimpin pemberontak itu menolak menandatangani kesepakatan perdamaian. Dia berdalih keselamatannya tak terjamin jika dia tidak lagi bergerilya.

Joseph Kony mulai naik ke permukaan pada akhir 1980-an.

Ia mendirikan Tentara Perlawanan Tuhan seolah-olah meniru perintah Alkitab padahal dia tidak pernah lagi ke gereja sejak berusia 15 tahun.Kony juga percaya mistis .

Pada tahun 2005, Kony dan lima wakilnya didakwa oleh Pengadilan Kriminal Internasional.

Ia dicari  atas 33 kasus: 12 kasus kejahatan terhadap kemanusiaan, antara lain pembunuhan, perbudakan, perbudakan seksual, dan pemerkosaan.

Kasus lainnya adalah 21 tuduhan kejahatan perang termasuk pembunuhan, perlakuan kejam terhadap warga sipil, sengaja mengarahkan serangan terhadap penduduk sipil, merampok, menganjurkan perkosaan, dan memaksa anak-anak jadi tentara mereka. 

Simak videonya pada artikel sebelumnya -> Video Joseph Kony 2012

Video Joseph Kony 2012

Video Joseph Kony 2012  - Dalam sekejab, milisi buron bernama Joseph Kony menjadi terkenal di dunia internet.

Sebuah video tentang kekejaman yang dilakukan oleh pasukan Kony yang bernama Pasukan Perlawanan Tuhan atau Kony 2012, diakses hampir 50 juta penonton sejak awal pekan ini.

Video "anti-Kony" itu dibuat oleh LSM Invisible Children yang ingin menyebarluaskan tentang sosok Kony yang mereka sebut milisi kejam.

Kony dicari oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas kekejamannya dan sedang diburu 100 anggota Pasukan Khusus AS serta empat negara di negara Afrika Tengah.

Kony didakwa oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas 12 kasus kejahatan terhadap kemanusiaan dan 21 tuduhan kejahatan perang . Dia juga dituduh membunuh ribuan dan menggusur hingga 2 juta orang.

"#stopkony" termasuk di antara 10 besar trending di Twitter dunia maupun Amerika Serikat, lebih tinggi dari New iPad.

Kampanye "anti-Kony" dari Invinsible Children itu makin sukses karena beberapa selebriti Amerika ikut dalam kampanye itu, seperti Tori Spelling, 'Diddy' Combs Sean, Rhianna dan empat bersaudara Kardashians. Mereka men-tweet tentang panglima perang tersebut.

Justin Bieber, sosok  kedua paling populer di Twitter, juga beberapa kali mempromosikan pesan Invinsible Children, antara lain dengan menulis  '#Kony2012 jadi nomor 1 topik tren di Twitter seluruh dunia!! Lihat kenapa bisa begitu...bisa jadi akan mengubah hidup kita. "

"Diddy' Combs Sean dengan akun Twitter @iamdiddy, antara lain menulis "Joseph Kony yang terhormat, Aku akan bantu kamu jadi TERKENAL!!!!. Kami akan menghentikan KAMU #StopKONY !. Semua followersku 6.000.000 harap RT sekarang!!! Pls!"

Tapi, bukan berarti tidak ada kritik terhadap trending topik ini. Satu kritik menyebutkan bahwa terhadap mendadak banyaknya perhatian terhadap Kony adalah teralihkannya perhatian serta dana atas masalah-masalah yang lebih penting di AFrika seperti kelaparan dan penanggulangan AIDS.

LSM Invinsible Children juga dikritik karena mendukung  Angkatan Darat Uganda, padahal mereka dituduh melakukan penyiksaan dan pelanggaran HAM lainnya.

Majalah Foreign Affair menuduh Invinsible Children melebih-lebihkan soal Kony termasuk soal jumlah korban.

Invinsible Children juga mendapat sumbangan hingga tahun lalu terkumpul 8,7 juta dolar tapi hanya 3,3juta dolar yang digunakan untuk program dukungan di Afrika tengah.

Invinsible Children juga dikritik karena tidak merespon permintaan untuk keterbukaan informasi.

Kelompok pengawas nirlaba Charity Navigator menilai Invinsible Children dengan peringkat dua bintang dari skala lima bintang soal keterbukaan keuangan. Video dari Invinsible Children tentang Joseph Kony itu bisa dilihat pada video dibawah ini!


Video Joseph Kony 2012

Video Kekerasan Guru SMK Terhadap Murid di Nganjuk Jawa Timur

Video Kekerasan Guru Terhadap Murid di Nganjuk Jawa Timur beredar luas sejak beberapa hari terakhir di bulan Maret 2012 ini. Ironisnya, sang guru SMK ini adalah juga merangkap sebagai wakil kepala sekolah. 

 Setelah kasus pembiusan berantai, warga Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur kembali di hebohkan dengan beredarnya video kekerasan oknum guru yang dengan arogan memukul wajah siswanya satu persatu. Ironisnya, aksi tersebut terjadi hanya karena sang guru kesal pada murid yang memanggil namanya tanpa sebutan “pak”.

Video aksi kekerasan guru sebuah smk swasta itu terekam kamera, dan kini sudah beredar luas di masyarakat sejak tiga hari terakhir. Video berdurasi 16 detik ini beredar cepat hanya dalam waktu tiga hari dari handphone warga satu ke warga yang lain, termasuk pelajar.

Dalam video tersebut tampak jelas, guru yang juga wakil kepala sekolah di SMK swasta berinisial "b", ini memerintahkan 7 siswanya berdiri di depan kelas lalu menampar wajah mereka satu persatu. Saking kerasnya tamparan tersebut, hingga membuat suaranya terdengar cukup keras.

Berdasarkan informasi dari salah seorang siswa yang ditemui, video tersebut direkam oleh rekan mereka menggunakan handphone lantaran merasa jengkel dengan ulah oknum guru "b", yang kerap main tangan dan suka menggunakan cara kekerasan dalam mendidik murid-muridnya.

Akibat dari perbuatan guru itu, warga yang melihat video tersebut mengecam sikap arogan sang guru itu. Warga berharap, pimpinan di sekolah tersebut menindak tegas oknum gurunya yang arogan.

Saat di konfirmasi mengenai hal ini, Lasmuri, kepala sekolah mengakui bahwa pelaku pemukulan yang videonya beredar luas memang guru dan pejabat di sekolahnya.

Berdasarkan investigasi pihak sekolah, masalah ini timbul hanya karena ada salah satu siswa yang memanggil oknum guru “b” tanpa sebutan “pak” sehingga membuat oknum guru “b” tersinggung.

Namun menurut kepala sekolah, masalah ini sudah di selesaikan secara kekeluargaan dan pihaknya juga sudah memberi teguran keras pada uknum guru “b” agar tidak mengulangi perbuatannya.

Penyebab Kerusuhan London

Penyebab Kerusuhan London Agustus 2011 - Di tengah London yang membara,  ada pertanyaan dari seorang rekan jurnalis: apakah Oxford Street di London juga dilanda rusuh?  Jalan itu adalah salah ikon di pusat kota London, dan terkenal sebagai tujuan wisata. Sejumlah toko ternama dan perkantoran elit terletak di sana.

Mengingat pentingnya kawasan itu, pertanyaan si jurnalis adalah wajar. Jika kawasan ini terusik maka simbol roda ekonomi dan turisme  akan runtuh. London tak lagi aman, dan petaka politik akan mengancam Inggris.

Saya mencoba menyusuri kota London, dan melihat seberapa gawat kerusuhan itu menjalar. Tujuan pertama adalah Oxford Street itu. Ada kesan mencekam ketika melewati daerah Kilburn, dan melihat toko-toko sudah tutup Selasa malam kemarin. Ini adalah hari ketiga London dicekam amarah.

Tapi, sesampai di Oxford Street, kesan mencekam itu pupus. Para turis masih bersemangat berbelanja. Pusat kota London rupanya tak terusik kerusuhan. Kegiatan berjalan normal. Yang berbeda, jalanan agak longgar. Pada sore hari kawasan itu biasanya macet.  Kemarin, arus kendaraan tampaknya berkurang hingga setengah.

Pusat kota yang kerap dikenal Westminster City memang tak tersentuh gelombang kerusuhan dan penjarahan. Titik kerusuhan lebih banyak di daerah yang melingkari pusat. Persisnya di zona tiga, baik di utara seperti Tottenham, Enfield dan Islington; timur seperti Woolwichdan East Ham; selatan di Clapham, Lewisham dan Peckham serta Croydon; juga bagian barat di Ealing.

Kawasan itu punya karakter berbeda dengan daerah lainnya. Daerah itu relatif miskin,  dan menjadi konsentrasi para imigran. Itu sebabnya mudah sekali menuding kerusuhan itu seakan disebabkan para imigran. Meski secara hukum Inggris melarang praktik rasialisme, belakangan isu itu kembali membayang.

Remaja vs Polisi

Melihat para pelaku kerusuhan ada satu hal yang perlu mendapat perhatian. Para pelakunya sebagian besar adalah para remaja. Salah satu laporan media menyebutkan polisi menangkap pula seorang pelaku berusia 11 tahun.

Tak heran, para politisi ramai mengecam para pelaku. Mereka dianggap melakukan kekerasan tak berdasar nalar sama sekali, dan pelakunya adalah kriminal. Ini merujuk kepada perusakan pertokoan yang berlanjut dengan aksi penjarahan.

Sebagai negara yang menjunjung tinggi penerapan hukum, sebetulnya mudah bagi Perdana Menteri mengancam penerapan hukum tak pandang bulu, serta menafikan segala bentuk permakluman kekerasan karena soal ekonomi dan sosial seperti dilansir Walikota London.

Patut diperhatikan, pada aksi kekerasan ini sasarannya pertama kali adalah polisi. Lalu,  penjarahan dilakukan terhadap toko menjual barang-barang mahal. Belum terlihat adanya indikasi penyerangan terhadap kelompok masyarakat tertentu, walaupun isu balas dendam terhadap kelompok tertentu juga sempat menyebar.

Pihak yang menjadi sasaran selama empat hari kerusuhan terakhir ini justru lebih jelas: polisi.

Polisi dalam hal ini patut diduga memberikan andil dalam perluasan skala kerusuhan setelah menembak mati seorang warga London, Mark Duggan. Ketika penyelidikan atas kematiannya sedang berlangsung, aksi damai memprotes tindakan polisi itu tidak dipandang ancaman serius sehingga polisi hanya mengirim petugas berjumlah ala kadarnya.

Seperti tersaksikan juga di tayangan media,  para remaja menjadikan polisi sebagai ‘lawan’. Apakah perlawanan itu refleksi kemarahan atas tindakan ‘rasial’ polisi sehari-hari terhadap warga berkulit gelap, ataukah hanya reaksi atas tewasnya Duggan masih belum bisa dipastikan.

Patut diduga kemarahan itu bukan hanya cermin ketidaksukaan warga atas praktik polisi yang tidak profesional di level bawah, tapi juga kepada petinggi kepolisian. Inggris baru saja diguncang skandal penyadapan telepon oleh tabloid News of The World milik raja media Rupert Murdoch. Sejumlah petinggi polisi mundur setelah muncul dugaan mereka punya hubungan khusus dengan jaringan media Murdoch itu.

Di lapangan jelas tampak amarah itu dilampiaskan terhadap simbol kemewahan dan kemakmuran, terutama toko-toko yang menjual peralatan elektronik seperti komputer, dan telepon genggam serta beberapa pakaian mewah.

Ini mengarahkan dugaan ada kemarahan atas situasi ekonomi yang kian memburuk. Inggris belum kelar dari krisis. Angka pengangguran masih cukup tinggi, meningkat tajam akibat krisis ekonomi pada 2008, dan masih bertahan di kisaran 7,7%. Para angkatan kerja muda yang terserap dunia kerja hanya berkisar 20%.

Berkurangnya subsidi

Situasi menjadi kian sulit ketika Partai Konservatif bersama koalisinya Partai Liberal Demokrat menerapkan kebijakan anggaran ketat untuk menyehatkan anggaran negara. Mereka mengurangi hutang yang berakibat berkurangnya pembiayaan negara terhadap banyak fasilitas dan subsidi bagi masyarakat.

Perpustakaan publik yang bisa ditemui di setiap pojok kota, kini terancam ditutup hingga setengah. Begitu pula pusat-pusat kegiatan remaja. Subsidi negara bagi para penganggur dan pencari kerja juga berkurang. Masa depan kian muram ketika pemerintah memberikan ijin kenaikan biaya pendidikan di universitas hingga tiga kali lipat. Beban hidup kian menekan bagi keluarga berpendapatan rendah, bahkan menengah sekalipun.

Situasi itu diperparah oleh frustasi atas kesenjangan sosial yang secara vertikal menajam. Beberapa tahun terakhir, liputan media rajin menyorot kesenjangan warga miskin dan kaya ini.  Basis bagi ledakan kemarahan itu sudah ada, ibarat bom waktu, tinggal menunggu pemicunya.

London dan Inggris secara umum memang masih menjadi simbol kekuatan ekonomi yang mapan, dengan selera konsumerisme yang tinggi pula. Bagi mereka yang kaya, berjalan di Oxford Street, simbol konsumerisme London, adalah sebuah kegembiraan. Tapi, bagi yang memiliki dana terbatas,  hanya makin menumpuk kekecewaan.

Para politisi dan penegak hukum Inggris boleh saja percaya diri dengan penerapan hukum tegas, dan berhasil menciptakan keteraturan kembali. Tapi ada yang lebih penting, membersihkan aparat dari skandal, serta memahami suasana hati segmen tertentu di masyarakat. Jika tidak, gagasan ‘Big Society’ dari Perdana Menteri David Cameroon terancam gagal menyentuh warga yang merasa dianaktirikan.

Syahrul Hidayat, Kandidat Doktor di University of Exeter, UK
Sumber : Vivanews.com

Tawuran Warga di Johar Baru Jakpus Minggu 21 November 2010

Puluhan warga Kota Paris, Johar Baru, Jakarta Pusat, terlibat bentrok atau tawuran pada Minggu 21 November 2010. Mereka saling lempar batu, air keras, serta petasan. Polisi yang hendak melerai malah dilempari petasan. Menurut salah seorang warga, sekitar 30-an brimob dari Markas Komando Kwitang telah dikerahkan.

"Sudah dikerahkan bantuan Brimob dari Markas Komando di Kwitang, 30 orang. Jumlah warga yang bentrok banyak," kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Minggu (21/11/2010).

Angola VS Kongo : 700 Wanita Diperkosa Dengan Alasan Politik

Sebuah tragedi kemanusiaan dialami oleh lebih dari 700 wanita dan anak-anak. Mereka diperkosa saat Angola mengusir ribuan orang kembali ke Republik Demokratik Kongo dalam dua bulan terakhir. Seorang wanita meninggal di rumah sakit karena luka yang diderita dalam serangan seksual. - Menurut sebuah kelompok bantuan yang bekerja di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) dan seorang pejabat penting PBB membuat seruan yang mendesak penyelidikan atas kasus perkosaan itu.

Diperkirakan, 7.000 orang telah tiba di RD Kongo dalam dua bulan terakhir setelah diusir oleh Angola, yang menuduh mereka merupakan imigran ilegal, menurut hitungan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Bom Meledak di Masjid Pakistan, 10 Orang Tewas

Bom Meledak di Masjid Pakistan, 10 Orang Tewas - Sepuluh orang warga Pakistan, termasuk prajurit dan anak-anak, tewas Jumat (22/10/2010) dalam serangan-serangan bom terhadap jamaah di sebuah masjid dan patroli di wilayah barat laut yang dilanda kekerasan Taliban. Serangan-serangan itu dilancarkan ketika Washington menawarkan bantuan militer senilai dua milyar dolar kepada Pakistan, yang berharap lebih berbuat banyak untuk memerangi gerilyawan yang menyeberang ke Afghanistan dari kawasan suku barat laut tersebut.

Bom meledak di masjid di kota wilayah barat laut, Peshawar, di kawasan yang dilanda kekerasan antara gerilyawan muslim garis keras yang menentang aliansi pemerintah Pakistan dengan AS. "Jumlah kematian dalam ledakan di masjid itu kini naik menjadi empat setelah seorang anak laki-laki yang berusia tujuh tahun tewas akibat luka-lukanya di rumah sakit," kata polisi senior, Muhammad Karim Khan.

Video Rekaman Penyiksaan/Kekerasan TNI Terhadap Anggota OPM di Papua

Video Rekaman Penyiksaan/Kekerasan TNI Terhadap Anggota OPM di Papua. Sebuah video berdurasi 4 menit 47 detik yang beredar sejak Sabtu (16/10/2010) lalu di situs YouTube itu menggambarkan penganiayaan yang dilakukan oleh militer Indonesia atas sejumlah warga Papua, yang dituduh terlibat Organisasi Papua Merdeka atau OPM.

"Hey kau bajingan, kami menjalankan perintah negara," kata salah satu serdadu berseragam TNI sambil menendang kepala salah satu warga Papua yang terduduk di rumput. Begitulah adegan awal dalam video yang dilansir sebuah lembaga bernama Asian Human Rights Commission.

Lakukan Kekerasan Anti-Islam, Empat Remaja Amerika Digugat

Lakukan Kekerasan Anti-Islam, Empat Remaja Amerika Digugat. Kepolisian New York mengatakan, empat remaja di Staten Island dituduh telah melakukan kekerasan atau bullying terhadap teman kelasnya yang beragama Islam. Mereka dituduh telah melakukaan kejahatan berdasarkan kebencian.

Bullying itu terjadi sejak Oktober 2009 sampai Juni 2010. Pihak berwenang setempat mengungkapkan, keempat remaja itu kerap memanggil atau menyebut teman sekelasnya yang beragama Islam itu sebagai teroris. Bahkan, mereka juga sering meninju pangkal paha korban dan meludahi wajahnya.

Wamena Mencekam, Mapolsek Diserang Sekelompok Warga (4 Oktober 2010)

Suasana mencekam melanda Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya di Provinsi Papua, Senin (4/10/2010) pagi sekitar pukul 07.30 WIT. Sekelompok warga menyerang Markas Polsek KP3 Udara Bandara Wamena dan dilaporkan seorang anggota polisi terluka akibat pelemparan batu.

Menurut seorang warga Wamena yang enggan namanya dicantumkan, kejadian ini menyebabkan situasi Wamena mencekam. Toko-toko memilih tutup dan lalu lintas jalan sepi. Belum diketahui adanya korban jiwa. Hingga kini, pihak kepolisian belum berhasil dihubungi.

Pemukiman Ahmadiyah di Bogor Dibakar Massa (Jumat 1 Oktober 2010)

Pemukiman Ahmadiyah di Cisalada, Ciampea, Kabupaten Bogor, dibakar massa. Pihak kepolisian pun kini tengah berupaya mengamankan lokasi. "Iya benar, ada pembakaran," ujar Kapolres Bogor, AKBP Tomex, kepada detikcom, Jumat malam. (1/10/2010).

Polres Bogor telah menurunkan personel untuk mengamankan situasi. Saksi mata yang melihat kejadian langsung menyebutkan bahwa yang dibakar adalah sejumlah rumah di pemukiman Ahmadiyah.

"Ada pembakaran di Kampung Ahmadiyah Bogor, di Ciampe," ujar Budiman, melalui fasilitas info anda detikcom. (Foto : Ilustrasi)

Latar Belakang dan Kronologi Bentrokan (Konflik/Rusuh) di Jalan Ampera Jakarta Selatan (Kasus Cafe Blowfish)

Rabu 29 September 2010, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar beberapa sidang di antaranya kasus kericuhan di cafe Blowfish April lalu dan sidang dakwaan mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal, Komisaris Jenderal Susno Duadji.

Mulai pagi halaman Pengadilan Negeri Jakarta Selatan steril, tidak ada kendaraan yang terparkir. Kendaraan pegawai dan pengunjung di parkir di halaman kosong yang terletak di utara pengadilan.

Sekitar 200 personel disiagakan sejak pagi di pengadilan. Meski demikian tidak ada pemeriksaan ketat pengunjung yang masuk ke pengadilan.