Judi Sabung Ayam Online

Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI)

Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) adalah organisasi yang menaungi para penyanyi dangdut dan melayu di Indonesia. PAMMI saat ini diketuai oleh Raja Dangdut Indonesia, Rhoma Irama. Saat ini PAMMI sedang melakukan persiapan menghadapi Musyawarah Nasionalnya yang ke tiga yang menandakan 3 tahun PAMMI berkiprah.

Lalu bagaimana hasil munasnya? Sang "Raja Dangdut" Rhoma Irama akhirnya terpilih lagi secara aklamasi menjadi Ketua Umum Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) periode 2012-2017 dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 PAMMI di Surabaya, Minggu.

Dari 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAMMI se-Indonesia yang mengikuti munas pada 3-4 Maret 2012 itu, mayoritas peserta masih menghendaki pimpinan Soneta Grup itu menjadi Ketua Umum kembali selama lima tahun ke depan.

Sebelumnya, di sesi penjaringan, terseleksi empat kandidat yang menjadi bakal calon Ketua Umum, namun Khalid Karim (Ketua DPD PAMMI DKI Jakarta) mengundurkan diri.

Sementara itu, Ikke Nurjanah akhirnya lolos menjadi calon Ketua Umum setelah mendapatkan minimal 10 persen dari 20 pengurus DPD PAMMI yang hadir. Dengan komposisi, masing-masing DPD mendapat jatah tiga suara untuk Ketua, Sekretaris dan Bendahara.

Namun, pelantun tembang hits Terlena ini kalah telak ketika mayoritas pengurus DPD PAMMI masih menghendaki figur Rhoma Irama untuk menjadi Ketua Umum PAMMI kali ketiga.

Dalam pidato kemenangannya, Bang Haji (panggilan akrab Rhoma Irama) tetap berkomitmen untuk membersihkan musik dangdut dari tampilan pola berbusana yang menimbulkan kesan seronok dan jorok serta goyang dangdut hot erotis.

"Dangdut tanpa goyang itu bukan dangdut, tapi dilihat dulu model goyangannya," kata musisi kelahiran Tasikmalaya, 11 Desember 1946 ini.

Menurut dia, model goyangan itu ada dua macam yakni mengandung estetis koreografis dan erotis sensual. Sebagai contoh, penyanyi dangdut yang memiliki goyangan mengandung estetis koreografis yakni Elvie Sukaesih, Camelia Malik, Ayu Soraya dan Ikke Nurjanah.

"Mereka adalah penyanyi-penyanyi dangdut yang sudah berpuluh-puluh tahun berkiprah, namun tanpa menimbulkan kontroversi perihal busana maupun goyangannya," ujar pemilik tembang hits Bujangan ini.

Pemilik asli nama Raden Oma Irama ini juga memiliki program yakni membersihkan musik dangdut dari nuansa musik koplo. "Secara pakem, musik koplo menyimpang dari musik dangdut itu sendiri," tegas ayah kandung Ridho Rhoma ini.

Bahkan, musisi dangdut yang sudah membintangi puluhan film layar lebar ini justru menyarankan untuk musik koplo dapat berdiri sendiri diluar musik dangdut. "Karena saya khawatir, musik koplo dapat mengubah musik dangdut yang sebenarnya. Untuk itu, biarlah musik koplo menjadi genre musik baru diluar musik dangdut," kata Rhoma.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang hadir dan berkenan menutup acara Munas ke-3 PAMMI itu menyatakan dukungan serta mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terpilihnya Rhoma Irama lagi sebagai Ketua Umum PAMMI untuk periode ketiga.

"Memang, sosok Bang Rhoma ini masih belum tergantikan sebagai Ketua Umum untuk sebuah organisasi bernama PAMMI. Dia juga layak menjadi legenda dan tetap layak menyandang predikat Raja Dangdut," ungkap Saifullah Yusuf yang akrab dipanggil Gus Ipul ini.
Comments
0 Comments