Judi Sabung Ayam Online
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Film Semi Indonesia Hot

Film Semi Gejolak Nafsu
Film Semi Indonesia hot tahun 1990'an berjudul "Gejolak Nafsu." Film bergenre seks yang dibintangi oleh Reynaldi, Alex Dirjosaputro, Anne J. Coto, Arie Andyani, Luciana Gress, Nancy Francis, Rainyti Hasibuan, Rika Herliana, Robby S dan Yohana Alexandra.

Film semi Gejolak Nafsu ini mewakili genre film nasional saat itu yang mengumbar sensualitas lebih vulgar dibanding saat ini. Film ini tepatnya diproduksi dan dirilis pada tahun 1996. Simak film lengkapnya berikut ini!



Sinopsis Film Semi Indonesia "Gejolak Nafsu"

Teksi (Reynaldi) menghadapi kesulitan di keluarga, karena ayahnya harus cuci darah terus. Ia menggantungkan harapan pada pacarnya, anak orang kaya. Dalam keadaan begitu ia masuk penjara, karena terpaksa membunuh orang yang sedang memperkosa seorang gadis. Keluar penjara, pacarnya menolak, ayahnya meninggal, ibu dan adiknya pulang kampung. Dan tiba-tiba ia mendapat pacar orang kaya lagi, Nancy (Anne J. Coto) yang tinggal bersama keluarga kakaknya, Angela (Yohana Alexandra). 

Di rumah yang sangat mewah itu tinggal pula tiga gadis yang kost. Nancy yang sangat demonstratif menciumi Teksi, lalu mengusulkan pada kakaknya agar Teksi kost juga di situ. Usul diterima. Lagipula Angela juga naksir. Begitu pula tiga gadis kost lainnya. 

Maka sepanjang film, ditayangkan bagaimana Teksi meladeni kelima wanita tadi secara bergantian. Lalu anak Angela, Meilani, yang baru berumur sekitar empat tahun, diculik orang. Sementara Angela juga dipergoki suaminya saat sedang bercintaan dengan Teksi. Sang suami yang dari awal film diberi tahu pernah mengalami serangan jantung dan darah tinggi, menembak Teksi, tapi meleset. Malah dia sendiri yang akhirnya meninggal. Tiba-tiba Angela menelpon Teksi ingin ketemu. Di tempat pertemuan dituduhlah bagaimana Teksi menculik Meilani dan membunuh suaminya. Teksi tak menolak tuduhan. Ia mengingatkan bagaimana ia pernah menolong Angela waktu diperkosa, hingga ia masuk penjara. Polisi datang dan menembak Teksi yang berusaha lari.

Film Semi Yurike Prastika dan Angel Debby Memah

Foto Hot Yurike Prastika dan Angel Debby Memah
Berikut adalah sebuah penggalan dari film semi Indonesia tempo dulu dengan aktris Yurike Prastika dengan adegan hotnya. Dua akrtis lawas ini memang kerap tampil seksi dalam film-filmnya, mengingat trend film Indonesia 80-an memang kerap mengumbar sensualitas.

Penyebab Film Cinta Tapi Beda Diprotes

Penyebab Film Cinta Tapi Beda Diprotes - Meski menuai protes dengan tuduhan menyinggung suku Minangkabau di Padang, film Cinta Tapi Beda jalan terus. Produsen film ini, Multivision Plus Picture (MVP) kukuh menyatakan tak akan menurunkan film yang dibintangi Reza Nangin dan Agni Pratista ini. Penurunan Film Cinta Tapi Beda ini di beberapa daerah seperti Tasikmalaya (Jawa Barat), karena akan diadakan penambahan teks diakhir film.

"Pada Rabu memang ada protes di kota Tasik. Kita kompromi dan kami turunkan filmnya. Enggak ada penarikan, cuma satu ada di Tasik. Tak ada pemotongan gambar, hanya penegasan lewat kata-kata di akhir film setelah scene KUA di akhir acara," ujar Aris Muda yang mewakili MVP, pada saat ditemui di Jakarta pada awal pekan ini.

Aris menegaskan pihaknya tak akan menarik Film Cinta Tapi Beda tersebut dari bioskop manapun. Bahkan rencananya film arahan sutradara muda Hestu Saputra ini akan tetap diputar di bioskop-bioskop kota Padang. "Penarikan film enggak. Padang itu layar ke dua. Film ini tetap diputar di sana karena mereka non 21 (biskop Cineplex 21-Red), tapi tetap putar film nasional. Tetap diputar di sana di Karya atau Raya, tempat pemutaran film yang ramai," paparnya.

Aris menyayangkan pihak pelapor tak membuka forum diskusi sebelum melakukan pelaporan.“Sayang sekali tak ada kesempatan untuk membuka forum dan duduk bersama,” tuntasnya.

Sebelumnya tiga komunitas Minangkabau, yang menamakan diri mereka Badan Koordinasi Kemasyarakatan dan Kebudayaan Alam Minangkabau (BK3AM), Keluarga Mahasiswa Minang Jaya (KMM Jaya), dan Ikatan Pemuda Pemudi Minangkabau Indonesia (IPPMI) melaporkan Raam Punjabi selaku produser dan Hanung Bramantyo sebagai koordinator sutradara Film Cinta Tapi Beda ini ke Polda Metro Jaya. Laporan yang didasarkan pada pasal 156 KUHP Jo Pasal 4 dan 16 UU No.40 Tahun 2008 ini dengan tuduhan Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Film Akibat Pergaulan Bebas 2

Film Akibat Pergaulan Bebas 2. Inilah film yang disebut-sebut jalan ceritanya terinspirasi dari kasus video porno Ariel, Luna Maya dan Cut Tari.  Akibat Pergaulan Bebas 2 mengisahkan seorang bintang Denis Yudhistira (Keith Foo) yang sedang di puncak kariernya. Selain berwajah tampan, ia juga mempunyai bakat yang cemerlang. Denis menjalin cinta dengan Rasty Maria (Leylarey Lesesne), seorang penyanyi terkenal.

Secara tiba-tiba ada berita heboh di media mengenai video porno Denis bersama mantan pacarnya Tiara (Lia Aulia). Tidak hanya Tiara, video atau film porno Rasty sedang beradegan mesra bersama Denis pun muncul di sejumlah media.

Hal ini membuat Rasty dan Tiara marah karena bisa mengancam nama baik mereka. Denis pun tersudut dan menuduh bahwa semua pemberitaan tersebut karena ulah Jimmy Ardiansyah (Rocky Jeff), karena Jimmy dan Denis awalnya teman dekat yang saat itu sedang mengerjakan proyek film dan iklan bersama.

Akibat video porno tersebut, Denis dan Jimmy bertengkar hebat. Di bagian akhir film diperlihatkan kalau Jimmy tersenyum lebar melihat video porno yang sudah tersebar

Film yang skenarionya ditulis oleh Aviv Elham memang diangkat dari kisah nyata, hanya saja Aviv menolak bila kisah yang ditulisnya  mengacu kepada beberapa tokoh orang yang pernah mengalami cerita tersebut, seperti Ariel Peterpan.

Seperti apa kisahnya, film Akibat Pergaulan Bebas 2 tersebut rencananya akan ditayangkan di bioskop pada tanggal 12 Mei 2011.

Film Facebook The Social Network Puncaki Peringkat Teratas di "Box Office"

Film drama yang mendokumentasikan pendirian jejaring sosial Internet kenamaan, Facebook, The Social Network, telah menarik sangat banyak "netizen" dan menempati posisi teratas tangga film box office pada akhir pekan. Sementara itu pimpinan box office sebelumnya Wall Street: Money Never Sleeps bergeser ke posisi ketiga dengan perolehan 10 juta dollar AS.

The Social Network, yang diadaptasi dari novel non-fiksi Ben Mezrich 2009 The Accidental Billionaires dan disutradarai oleh nominasi Academy Award David Fincher, diperkirakan menjual 23 juta tiket dengan penghasilan 28 juta dollar AS, demikian perkiraan pengulas industri perfilman.

Film Darah Garuda: Merah Putih II

Film Darah Garuda: Merah Putih II adalah salah satu dari sedikit film Indonesia yang patut mendapatkan sanjung puji. Bukan semata kemahirannya menyatukan semua unsur pembangun sebuah film, sehingga menjadi sebuah tontonan yang utuh. Melainkan juga pesan yang hendak ingin disampaikannya.

Lihatlah, betapa film produksi PT Media Desa Indonesia milik Hashim Djojohadikusumo dan Margate House Films itu, berhasil dengan rapi melaraskan unsur drama, romansa, nafsu kuasa, pengkianatan, dan pengorbanan dalam bingkai aksi peperangan yang menegangkan. Meski tidak sempurna benar, karena sebagaimana film aksi fiksi yang berangkat dari realitas perang yang sesungguhnya, ada sedikit noda di beberapa pengadeganannya.