Judi Sabung Ayam Online
Tampilkan postingan dengan label Korupsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korupsi. Tampilkan semua postingan

Foto dan Profil Dhana Widyatmika

Inilah foto dan profil Dhana Widyatmika yang kini dijuluki sebagai The Next Gayus Tambunan. Lalu, siapakah sebenarnya Dhana Widyatmika? Bagaimana profil dan biodatanya? Berikut ini adalah profil Dhana Widyatmika!

Berdasarkan beberapa sumber dan dokumen yang dikumpulkan detikFinance, Jumat (24/2/2012) diketahui Dhana Widyatmika merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Setelah melanjutkan program sarjana, dia meneruskan studi pasca sarjana di Program Studi Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (FISIP UI).

Setelah lulus STAN, Dhana mulai bekerja di Ditjen Pajak pada tahun 1996. Karirnya berkembang terus. Pada 2011, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Dhana Widyatmika menjabat sebagai Account Representative pada Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Enam.

Kemudian, berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) nomor Kep-1439/PJ.01/UP.53/2011 yang dikeluarkan pada 12 Juli 2011, Dhana Widyatmika dipindahkan dari Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Enam ke Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Dua.

Dhana Widyatmika merupakan PNS golongan III/c dengan pangkat penata. Ia kini berusia 37 tahun.

Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Fuad Rahmany mengungkapkan 'The Next Gayus' ini tidak lagi menjadi pegawai pajak. Karena, atas keinginannya sendiri Dhana Widyatmika ini meminta pindah ke instansi lain.

"Yang jelas dia pindah atas keinginannya sendiri, saat dia minta ke-instansi lain ya kita ngasih aja, bukan karena ada kasus, kita sendiripun tidak tahu kalau dia berkasus. DW sendiri sudah lama bekerja disini tapi berapa lama tanya kebagian kepegawaian saja, yang jelas lebih lama dari pada saya," kata Fuad di Kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jumat (24/2/2012).

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas, Dedi Rudaedi mengatakan "The Next Gayus' ini tidak lagi menjadi PNS Pajak sejak 12 Januari 2012. "DW sendiri sudah bukan pegawai kami, dia pindah ke Pemda DKI namun masih bekerja di bidang perpajakan yakni Dispenda DKI Jakarta," ujarnya.

Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan oknum 'The Next Gayus' berinisial 'DW' sebagai tersangka. Ia diduga melakukan tindak pidana korupsi. Hingga saat ini detikfinance belum bisa menghubungi Dhana Widyatmika untuk dikonfirmasi.

Foto Dhana Widyatmika


Dhana Widyatmika The Next Gayus

Dhana Widyatmika The Next Gayus, inilah kabar terheboh di dunia panggung korupsi Republik Indonesia. Dhana Widyatmika merupakan seorang mantan PNS Ditjen Pajak, kini ia menjadi tersangka kasus korupsi yang telah ditetapkan oleh kejaksaan agung yang pemberitaannya kini mengemuka di media massa. Karena sepakterjangnya hampir sama dengan Gayus Tambunan, Dhana Widyatmika pun disebut-sebut sebagai The Next Gayus, karena memiliki rekening dibeberapa bank yang jumlahnya miliaran.

Seperti diketahui, kasus 'The Next Gayus' ini diungkapkan sendiri oleh Menteri Keuangan Agus Martowardoyo. Seorang pegawai Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen) Kementerian Keuangan diduga melakukan tindak pidana penggelapan pajak. Pegawai tersebut berinisial DW. Nilai penggelapan pajaknya dikabarkan melebihi Gayus Tambunan

Agus menjelaskan, pihak Kejaksaan Agung telah mendatangi kantor Ditjen pajak pada Selasa (21/2). Mereka menangkap dan menyita sejumlah dokumen serta komputer milik DW yang kemudian diketahui oleh publik sebagai Dhana Widyatmika.

Foto dan Profil Gayus Tambunan

Siapa Gayus Tambunan? Berikut adalah profil dan foto Gayus Tambunan secara lengkap beserta sepakterjang plus kasus-kasusnya yang membuat dia terkenal. 

Gayus Halomoan Partahanan Tambunan atau hanya Gayus Tambunan (lahir di Jakarta, 9 Mei 1979; umur 31 tahun) adalah mantan pegawai negeri sipil di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Indonesia. Namanya menjadi terkenal ketika Komjen Susno Duadji menyebutkan bahwa Gayus mempunyai uang Rp 25 milyar di rekeningnya plus uang asing senilai 60 milyar dan perhiasan senilai 14 milyar di brankas bank atas nama istrinya dan itu semua dicurigai sebagai harta haram. Dalam perkembangan selanjutnya Gayus sempat melarikan diri ke Singapura beserta anak istrinya sebelum dijemput kembali oleh Satgas Mafia Hukum di Singapura. Kasus Gayus mencoreng reformasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang sudah digulirkan Sri Mulyani dan menghancurkan citra aparat perpajakan Indonesia.

Keluarga Gayus Tambunan

Gayus besar dan lahir di Warakas, Jakarta Utara. Dia anak kedua dari 5 bersaudara , putra dari Amir Syarifuddin Tambunan. Gayus menikah dengan Milana Anggraeni dan mempunyai beberapa orang anak. Milana sendiri diduga ikut menerima aliran dana dari rekening Gayus Tambunan sebesar Rp 3,6 miliar. Diketahui ada transfer dana ke rekening Milana dalam lima kali transfer, antara 4 Desember 2009 hingga 11 Januari 2010
Karier Gayus Tambunan

Setelah lulus dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada tahun 2000, Gayus ditempatkan di Balikpapan. Beberapa tahun kemudian Gayus yang diangkat menjadi PNS golongan IIIA di Bagian Penelaah Keberatan pada Seksi Banding dan Gugatan Wilayah Jakarta II Ditjen Pajak. Gayus terus berkarier di Direktorat Jenderal Pajak sampai diberhentikan karena tersandung kasus mafia kasus Pajak pada tahun 2010kl.

Mereka yang diduga terkait kasus Gayus
  • 12 Pegawai Dirjen Pajak termasuk seorang direktur, yaitu Bambang Heru Ismiarso dicopot dari jabatanya dan diperiksa.
  • 2 orang Petinggi Kepolisian , Brigjen Pol Edmon Ilyas dan Brigjen Pol Radja Erizman dicopot dari jabatanya dan diperiksa.
  • Bahasyim Assifie, mantan Inspektur Bidang Kinerja dan Kelembagaan Bappenas
  • Andi Kosasih
  • Haposan Hutagalung sebagai pengacara Gayus
  • Kompol Muhammad Arafat
  • Lambertus (staf Haposan)
  • Alif Kuncoro 
  • Beberapa aparat kejaksaan diperiksa
  • Jaksa Cirus Sinaga dicopot dari jabatannya sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Tengah, karena melanggar kode etik penanganan perkara Gayus HP Tambunan.
  • Jaksa Poltak Manulang dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Pra Penuntutan (Pratut) Kejagung
Keberadaan di Bali

Gayus Tambunan diketahui berada di Bali dan menonton pertandingan tenis Commonwealth World Championship pada tanggal 5 November 2010 dan Gayus pun mengaku berada di Bali pada tanggal tersebut di persidangan pada tanggal 15 November 2010.

Susno Susno Duadji Didakwa Korupsi Rp 8,4 Miliar

Komisaris Jenderal Susno Duadji didakwa melakukan korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat tahun 2008 senilai Rp 8.469.721.915 saat masih menjabat Kepala Polda Jawa Barat. Dana itu bagian dari total dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jabar senilai Rp 27.732.147.244.

Dakwaan itu dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Erbagtyo Rohan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (29/9/2010).

JPU menjelaskan, dana sekitar Rp 27 miliar itu diserahkan Pemprov Jabar sesuai anggaran yang diajukan Polda Jabar. Namun, dana itu tidak dimasukkan ke rekening atas nama Polda Jabar. Susno malah memerintahkan Maman Abdulrahman, Kepala Bidang Keuangan Polda Jabar, untuk membuka rekening tersendiri di Bank Jabar atas nama Maman.